DWP Imigrasi Karawang Gelar Layanan Kesehatan Gratis Sambut HUT ke-392 Karawang

KARAWANG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang mengadakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di Kantor Imigrasi Karawang, Jumat (12/9).

Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Karawang ke-392. DWP Imigrasi Karawang bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Kabupaten Karawang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Ketua DWP Imigrasi Karawang, Lenggie Sukarya, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak. “Semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pelayanan yang diberikan mencakup pemeriksaan tinggi badan, berat badan, tekanan darah, gula darah, asam urat, kolesterol, serta pemeriksaan gigi dan mata.

Perkuat Pengawasan, TIMPORA Jabar Gelar Rapat Koordinasi di Karawang

KARAWANG – Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Provinsi Jawa Barat menggelar Rapat Koordinasi Tahun Anggaran 2025 di Novotel Karawang, Kamis (11/9).

Kegiatan yang mengusung tema “Peran TIMPORA dalam Menjaga Kondusivitas Kegiatan dan Keberadaan Orang Asing di Kabupaten Karawang” tersebut dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Barat, Filianto Akbar. Forum ini dihadiri oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi, dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tasikmalaya, serta perwakilan dari 18 instansi anggota TIMPORA.

Dalam sambutannya, Filianto menekankan pentingnya kolaborasi dalam melakukan pengawasan terhadap aktivitas serta keberadaan orang asing.

“Saya berharap program TIMPORA dapat menjadi wadah komunikasi yang memperkuat sinergitas antaranggota. Forum ini juga menjadi sarana bertukar informasi sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap orang asing sehingga potensi pelanggaran dapat dicegah sejak dini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang, Andro Eka Putra, yang hadir sebagai Ketua Pelaksana, menyatakan Karawang sebagai wilayah strategis semakin menarik investor asing.

“Sinergi TIMPORA harus terus ditingkatkan agar pengawasan berjalan optimal,” katanya.

Pada kegiatan tersebut, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Karawang, Candra Wahyu Hidayat, memaparkan pentingnya koordinasi lintas instansi, penguatan sistem data digital keimigrasian, serta penanganan isu aktual terkait keberadaan orang asing. Melalui rapat koordinasi ini, TIMPORA menargetkan peningkatan kerja sama antarinstansi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kondusivitas iklim investasi di Kabupaten Karawang.

Rapat Koordinasi TIMPORA

Imigrasi Karawang Gelar Sosialisasi Keimigrasian di Desa Citeko

PURWAKARTA – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi keimigrasian di Aula Kantor Desa Citeko, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Kamis (11/9). Acara ini merupakan bagian dari program Desa Binaan Imigrasi yang bertujuan memberikan pemahaman masyarakat mengenai berbagai layanan dan regulasi di bidang keimigrasian.

Sebanyak 30 peserta yang berasal dari masyarakat Desa Citeko hadir dalam kegiatan tersebut. Kegiatan dibuka oleh sambutan dari Kepala Desa Citeko, Riyan Abdillah. Dalam sambutannya, Riyan mengapresiasi terhadap kegiatan sosialisasi yang digelar oleh Kantor Imigrasi Karawang. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk diikuti oleh masyarakat sebelum melakukan perjalanan ke luar negeri.

“Tidak masalah jika kita ingin bekerja atau liburan ke luar negeri. Namun, harus dipastikan dulu bahwa telah melewati prosedur yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Teknologi Informasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Karawang, Madriva Rumadyo Gusmaritno mengatakan bahwa saat ini tingkat kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM) masih tinggi. Untuk itu, perlu adanya upaya yang konkret agar dapat mencegah Warga Negara Indonesia menjadi korban dari praktik kejahatan berskala internasional tersebut.

“Kami berharap dengan adanya program ini, masyarakat semakin memahami aturan keimigrasian dan lebih waspada terhadap bahaya TPPO,” ucapnya.

Pada kegiatan sosialisasi ini, materi terkait Desa Binaan Imigrasi disampaikan oleh Sekretaris Desa Citeko, Muhaimin Abdul Wase. Sebelum menyampaikan materi, Muhaimin telah mengikuti serangkaian pembekalan materi keimigrasian yang diberikan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang.

Menariknya, dalam penyampaian materi tersebut, Muhaimin memilih untuk menggunakan Bahasa Sunda. Menurutnya, hal ini diharapkan bisa menjadi lebih efektif dan materi yang diberikan bisa dengan lebih mudah diterima oleh masyarakat.

“Karena sehari-harinya masyarakat berbicara dengan menggunakan Bahasa Sunda, maka kita lakukan pendekatan dengan cara yang berbeda. Semoga mereka lebih mengerti dan mematuhi setiap aturan yang disosialisasikan,” pungkasnya.

Imigrasi Karawang Ikut Sukseskan Program Penanaman Bibit Kelapa untuk Ketahanan Pangan Nasional

SUKABUMI – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang turut ambil bagian dalam kegiatan penanaman bibit kelapa serentak yang digelar di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (9/9). Program ini menjadi salah satu langkah nyata Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung upaya peningkatan ketahanan pangan nasional.

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dari seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi di Jawa Barat, jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Barat, serta pejabat Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, membuka kegiatan dengan melakukan penanaman bibit kelapa secara simbolis. Setelah itu, penanaman dilanjutkan oleh masing-masing UPT sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kontribusi sektor imigrasi terhadap program ketahanan pangan nasional.

Melalui partisipasi ini, Imigrasi Karawang menegaskan dukungannya terhadap program pemerintah, tidak hanya dalam bidang layanan keimigrasian, tetapi juga dalam mendukung pembangunan berkelanjutan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Survei Agustus 2025: Imigrasi Karawang Pertahankan Pelayanan Sangat Baik

KARAWANG – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang kembali mencatat capaian positif dalam survei pelayanan publik periode Agustus 2025. Berdasarkan hasil Survei Persepsi Kualitas Pelayanan (SPKP) dan Survei Persepsi Anti Korupsi (SPAK), kualitas layanan tetap konsisten berada pada kategori “Sangat Baik”.

Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Madriva Rumadyo Gusmaritno, menjelaskan bahwa survei dilakukan terhadap 477 responden yang merupakan pengguna layanan di Kantor Imigrasi Karawang sepanjang Agustus.

“Survei menunjukkan hasil yang sangat baik. Untuk SPKP, nilai yang diperoleh adalah 98,71 dengan predikat Sangat Baik. Sementara untuk SPAK, hasilnya bahkan lebih tinggi yakni 98,85, juga dengan predikat Sangat Baik,” ujar Madriva.

Capaian tersebut, menurut Madriva, menjadi bukti konsistensi jajaran Imigrasi Karawang dalam menjaga mutu pelayanan publik. Meski begitu, pihaknya menegaskan bahwa evaluasi dan peningkatan layanan akan terus dilakukan.

“Kami berkomitmen untuk selalu meninjau dan meningkatkan kualitas pelayanan demi memberikan kenyamanan serta kepuasan masyarakat,” pungkasnya.

 

Sumber foto: ISTIMEWA

Imigrasi Karawang Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan PRIMA

KARAWANG – Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang, Andro Eka Putra memastikan pelayanan publik tetap berjalan dengan optimal. Meskipun saat ini sedang terjadi aksi penyampaian aspirasi oleh masyarakat di sejumlah daerah di Indonesia.

“Beberapa hari ini kami menerima pertanyaan dari publik terkait hal tersebut. Kami pastikan bahwa Imigrasi Karawang tetap memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” ujarnya, Rabu (03/09).

Lebih lanjut, Andro menjelaskan, masyarakat dapat mengurus permohonan layanan keimigrasian seperti biasanya. Mulai dari layanan penerbitan Paspor Republik Indonesia hingga layanan izin tinggal bagi Warga Negara Asing (WNA).

Sementara itu, upaya yang dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang untuk tetap memberikan pelayanan yang terbaik mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Salah satunya Andre, warga Karawang yang sedang melakukan pengajuan permohonan Paspor RI.

“Saya merasakan pelayanan berjalan dengan baik, sama sekali tidak terpengaruh terhadap kondisi yang terjadi saat ini,” ucapnya.

Imigrasi Karawang Kembali Gelar Layanan MiKa Lapor Mantan di Kecamatan Kotabaru

KARAWANG – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang kembali menghadirkan inovasi layanan MiKa Lapor Mantan (Layanan Penerbitan Paspor yang Melayani di Kantor Kecamatan). Kali ini, kegiatan berlangsung di Kantor Kecamatan Kotabaru pada Selasa (2/9).

Program ini mendapat sambutan hangat dari warga Kotabaru yang memanfaatkan kesempatan untuk mengurus pembuatan maupun penggantian paspor.

Kepala Seksi Pelayanan dan Verifikasi Dokumen Perjalanan, Pangdam Tria Laksono, mengatakan melalui layanan jemput bola ini, masyarakat tidak perlu datang langsung ke Kantor Imigrasi, sehingga lebih praktis dan efisien.

“Kami terus berupaya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Lewat program ini, kami berharap masyarakat semakin mudah dalam mengurus paspor baru maupun memperbarui paspor lama.”

Meski demikian, layanan MiKa Lapor Mantan tidak mencakup permohonan penggantian paspor karena rusak atau hilang.

Selain penerbitan paspor, Imigrasi Karawang juga menghadirkan layanan edukasi keimigrasian. Warga dapat berkonsultasi langsung mengenai berbagai informasi keimigrasian, sehingga menambah pemahaman sekaligus mendekatkan layanan kepada masyarakat.

Imigrasi Karawang Gelar Pelatihan Hospitality Pelayanan PRIMA

KARAWANG – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang menggelar pelatihan Hospitality Pelayanan PRIMA, Kamis (28/8).

Kegiatan yang diikuti seluruh pegawai ini dibuka oleh Kepala Kantor Imigrasi Karawang, Andro Eka Putra. Ia menekankan pentingnya pelayanan prima sebagai kunci membangun kepercayaan masyarakat.

“Pelayanan berkualitas menjadi kunci utama dalam meningkatkan kepuasan masyarakat dan membangun citra positif institusi,” ujar Andro.

Pelatihan menghadirkan Manajer Operasional BRI Karawang, Muhammad Rifqi Perdana, sebagai narasumber. Ia menyampaikan materi mengenai Service Excellence serta penerapan core value PRIMA: Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para pegawai mampu meningkatkan kompetensi dan memberikan pelayanan keimigrasian yang semakin optimal.

Layanan MiKa Lapor Mantan Hadir di Kecamatan Klari, Mudahkan Masyarakat Ajukan Permohonan Paspor

KARAWANG – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang menggelar Layanan Penerbitan Paspor yang Melayani di Kantor Kecamatan (MiKa Lapor Mantan). Kali ini, kegiatan diselenggarakan di Kantor Kecamatan Klari, Selasa (26/8).

Layanan MiKa Lapor Mantan disambut antusias oleh warga yang ingin mengurus pembuatan dan penggantian paspor. Program ini dihelat dengan tujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan keimigrasian secara langsung tanpa perlu datang ke Kantor Imigrasi.

Kepala Seksi Pelayanan dan Verifikasi Dokumen Perjalanan, Pangdam Tria Laksono menjelaskan, Layanan MiKa Lapor Mantan hanya menerima permohonan pembuatan paspor baru dan penggantian paspor karena telah habis masa berlakunya.

“Layanan ini tidak mencakup permohonan penggantian paspor karena rusak atau hilang” jelasnya.

Selain menerima permohonan pembuatan paspor, Imigrasi Karawang juga membuka layanan konsultasi dan edukasi terkait wawasan keimigrasian kepada masyarakat. Melalui program ini, diharapkan dapat terus memberikan kemudahan masyarakat untuk mendapatkan layanan keimigrasian.

“Harapannya, masyarakat tidak hanya merasa dimudahkan dalam mengajukan permohonan paspor, tetapi juga dapat meningkatkan wawasan keimigrasiannya agar terhindar dari praktik Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) serta Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM),” pungkas Pangdam.

Imigrasi Karawang dan UNSIKA Perkuat Kerja Sama melalui Program Magang MBKM

KARAWANG – Kantor Imigrasi Karawang menjalin kerja sama dengan Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) melalui program magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Mandiri. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang berlangsung pada Senin (25/8).

Kerja sama ini bertujuan memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa UNSIKA, khususnya dalam meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja setelah menyelesaikan studi. Pada periode kedua pelaksanaan magang kali ini, sebanyak 10 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNSIKA resmi diterima untuk belajar dan berkontribusi di Kantor Imigrasi Karawang.

Kepala Kantor Imigrasi Karawang, Andro Eka Putra, menyatakan dukungannya terhadap program MBKM.
“Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menambah wawasan dan keterampilan. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dan memberikan dampak positif, baik bagi mahasiswa maupun bagi Kantor Imigrasi Karawang,” ujarnya.

Sebelumnya, peserta magang periode pertama telah menunjukkan kinerja yang baik serta mendapat respons positif dari jajaran Kantor Imigrasi Karawang. Hal ini menjadi alasan kuat dilanjutkannya program magang pada periode berikutnya.

Acara penandatanganan perjanjian kerja sama turut dihadiri jajaran pimpinan Kantor Imigrasi Karawang, Dekan FISIP UNSIKA, serta para mahasiswa peserta magang.