Imigrasi Karawang Ikuti Launching Standarisasi Inovasi Kantor Imigrasi

KARAWANG – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang mengikuti kegiatan Zoom Meeting Launching Standarisasi Inovasi Kantor Imigrasi yang digelar Direktorat Jenderal Imigrasi, Selasa (02/12).

Kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi Panel Pembangunan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Pada pertemuan tersebut, Ketua Tim Pembangunan Zona Integritas Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang, Madriva Rumadyo Gusmaritno, serta Ketua Tim Reformasi Birokrasi, Yovita Mahendrakasih, turut hadir mewakili satuan kerja. Evaluasi yang dilakukan berfokus pada penguatan inovasi layanan serta kesiapan satuan kerja dalam mempertahankan predikat Zona Integritas.

Madriva menyampaikan bahwa Kantor Imigrasi Karawang telah mengembangkan sejumlah inovasi pelayanan, antara lain Sistem Pelaporan Data Tenaga Kerja Asing (MiKa Sparta), Sistem Pelaporan Paspor Hilang dan Rusak (MiKa Palang Pasak), Sistem Pelaporan Orang Asing (MiKa Semprong), serta berbagai inovasi lainnya.

“Inovasi-inovasi ini kami hadirkan untuk meningkatkan kualitas layanan di Kantor Imigrasi Karawang,” ujarnya.

Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat inovasi pelayanan publik sebagai upaya menjaga predikat WBK dan WBBM, sekaligus memberikan layanan keimigrasian yang lebih mudah, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat.

Lewat Siraman Rohani, Imigrasi Karawang Tekankan Pentingnya Bekerja sebagai Amanah

KARAWANG – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang menggelar kegiatan rutin mingguan Siraman Rohani bertema “Bekerja Sebagai Ibadah, Mengabdi Sebagai Amanah” di Aula Kantor Imigrasi Karawang, Jumat (28/11).

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pegawai, mulai dari pejabat manajerial, nonmanajerial, PPPK, CPNS, pegawai outsourcing, hingga peserta magang dan PKL.

Siraman rohani digelar sebagai upaya meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta etika kerja pegawai di lingkungan Kantor Imigrasi. Ustadzah Eli Solihat, yang menjadi narasumber, menekankan pentingnya menjadikan pekerjaan sebagai ibadah dan setiap tugas sebagai amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Dalam penyampaiannya, Ustadzah Eli menyebut bahwa pekerjaan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga bentuk kontribusi bagi masyarakat.

“Sebaik-baiknya manusia adalah yang memberi manfaat bagi orang lain,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan memperkuat spiritualitas pegawai serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang.

Imigrasi Karawang Tekankan Profesionalisme untuk Pertahankan Predikat WBK/WBBM

KARAWANG – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang menegaskan komitmennya untuk meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan publik melalui apel pagi yang digelar di halaman kantor pada Senin (24/11).

Apel dipimpin oleh Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Candra Wahyu Hidayat, dan diikuti oleh seluruh pegawai, siswa magang, serta mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL). Dalam arahannya, Candra meminta seluruh petugas menjaga kekompakan serta meningkatkan kualitas pelayanan sebagai upaya mempertahankan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Ia menekankan bahwa setiap pegawai wajib bekerja sesuai standar operasional dan mengutamakan kebutuhan masyarakat. Penguatan disiplin dan profesionalisme tersebut dinilai penting untuk memastikan pelayanan tetap optimal.

Apel pagi rutin disebut menjadi sarana evaluasi dan penyelarasan pola kerja agar seluruh jajaran dapat memberikan layanan prima. Kantor Imigrasi Karawang menargetkan peningkatan kualitas pelayanan publik melalui konsistensi kinerja dan budaya kerja yang efektif.

Imigrasi Karawang Gelar Pelatihan Bahasa Inggris untuk Tingkatkan Kualitas Layanan

KARAWANG – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang menggelar pelatihan Bahasa Inggris bagi pegawai pada Rabu (12/11) sebagai upaya meningkatkan kemampuan komunikasi dalam pelayanan keimigrasian, khususnya kepada warga negara asing.

Pelatihan diikuti seluruh pegawai, siswa magang, dan mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL). Hadir sebagai pemateri, Made Panji Teguh Santoso dari Universitas Singaperbangsa Karawang, yang membawakan materi bertema “Public Speaking in English for Immigration Officer”.

Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Imigrasi Karawang, Yovita Mahendrakasih, menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi komunikasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kita bergerak dalam pelayanan kepada masyarakat, termasuk bagi orang asing yang memerlukan layanan keimigrasian. Kemampuan berbahasa Inggris ini sangat penting dan baik untuk dikuasai agar pelayanan semakin optimal,” ujarnya.

Pelatihan berlangsung kondusif dan mendapat respons antusias dari para peserta. Selain materi, peserta juga mengikuti sesi praktik simulasi dialog berbahasa Inggris untuk situasi pelayanan kepada orang asing.

Kantor Imigrasi Karawang berharap kegiatan ini dapat meningkatkan profesionalitas pegawai serta mendorong terciptanya layanan keimigrasian yang lebih berkualitas.

Tingkatkan Kewaspadaan, Imigrasi Karawang Gelar Pelatihan Pencegahan TPPO dan TPPM

KARAWANG – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang menggelar pelatihan pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) serta Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM) bagi pegawai di aula kantor, Rabu (5/11).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi pegawai dalam mendeteksi dan mencegah praktik TPPO dan TPPM melalui layanan keimigrasian.

Kepala Sub Seksi Pelayanan Dokumen Perjalanan, Ade Irfan Riyadi, menegaskan bahwa Imigrasi memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam mencegah TPPO. Menurutnya, pemeriksaan terhadap masyarakat yang akan bepergian ke luar negeri menjadi langkah awal dalam memastikan tujuan perjalanan dilakukan secara sah dan sesuai prosedur.

“Sebelum menerbitkan paspor, imigrasi perlu memverifikasi tujuan perjalanan pemohon. Apakah untuk liburan, bekerja, ibadah, atau keperluan lainnya, semua memiliki prosedur masing-masing,” ujar Ade.

Kegiatan pelatihan turut menghadirkan Kanit PPA Satreskrim Polres Karawang IPDA Rita Zahara dan Faisal Gunawan sebagai narasumber. Dalam paparannya, keduanya menjelaskan berbagai langkah pencegahan dan penanggulangan TPPO serta berbagi pengalaman lapangan terkait modus perdagangan orang yang sering ditemui.

Pelatihan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab, di mana para pegawai berbagi temuan dan pengalaman selama menjalankan tugas pelayanan keimigrasian.

Melalui kegiatan ini, Imigrasi Karawang berharap kompetensi pegawai semakin meningkat dalam mengidentifikasi indikasi TPPO, sehingga pelayanan keimigrasian dapat berjalan lebih profesional, sigap, dan berkualitas.

Imigrasi Karawang Tekankan Keramahan dan Tanggung Jawab dalam Pelayanan

KARAWANG – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang menegaskan pentingnya sikap ramah dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan publik. Hal ini disampaikan dalam apel pagi yang digelar di lapangan kantor pada Senin (03/11).

Apel dipimpin oleh Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Candra Wahyu Hidayat, dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai, siswa magang, serta mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL). Dalam arahannya, Candra menekankan agar seluruh petugas menjaga etika pelayanan dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Kita bangun Imigrasi Karawang sebagai garda terdepan dalam pelayanan publik. Jaga keramahan dalam melayani masyarakat dan tuntaskan tanggung jawab dalam bertugas,” ujarnya.

Kegiatan apel pagi rutin dilaksanakan sebagai sarana koordinasi internal dan upaya meningkatkan kedisiplinan pegawai. Melalui kegiatan ini, Kantor Imigrasi Karawang berharap dapat terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pegawai Imigrasi Karawang Dapat Pembekalan Komunikasi Publik

Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang menggelar Pelatihan Komunikasi Publik bagi para pegawai, Rabu (22/10).

Kegiatan yang berlangsung di aula kantor tersebut dibuka oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Yovita Mahendrakasih. Dalam sambutannya, Yovita menekankan pentingnya kemampuan berkomunikasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sehari-hari berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Sebagai ASN yang bergerak di bidang pelayanan, kita dituntut untuk mampu berkomunikasi secara efektif agar masyarakat dapat terlayani dengan optimal,” ujar Yovita.

Pelatihan menghadirkan Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Singaperbangsa Karawang, Rastri Kusumaningrum, sebagai narasumber. Dalam paparannya, Rastri menjelaskan berbagai teknik komunikasi yang efektif dalam menghadapi publik serta pentingnya empati dan kejelasan pesan dalam pelayanan.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi praktik komunikasi langsung dan diskusi kasus nyata yang sering muncul dalam pelayanan keimigrasian. Pegawai terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Melalui pelatihan ini, diharapkan kompetensi pegawai Kantor Imigrasi Karawang dalam berkomunikasi dengan masyarakat semakin meningkat sehingga mampu mewujudkan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas.

Senam Pagi Imigrasi Karawang, Tingkatkan Semangat dan Kebugaran

KARAWANG – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang menggelar kegiatan senam pagi bersama pegawai, siswa magang, dan mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) di lapangan kantor pada Jumat (17/10).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang, Andro Eka Putra, mengatakan bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka meningkatkan kebugaran jasmani pegawai. “Dengan menggerakkan tubuh, kita bangun semangat positif agar bisa memberikan pelayanan yang terbaik,” ujarnya.

Kegiatan yang rutin digelar ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kebugaran jasmani, namun juga sebagai sarana rekreasi dan kebersamaan pegawai. Dengan kondisi fisik yang bugar dan semangat positif, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang berkualitas dan profesional untuk masyarakat.

Imigrasi Karawang Tekankan Pentingnya Komunikasi dan Kerapian Dalam Bekerja

KARAWANG – Kepala Seksi Izin Tinggal dan Status Keimigrasian, Ghanda Ade Satiawan mengingatkan agar seluruh pegawai dapat lebih komunikatif dan menjaga kerapian dalam bekerja. Menurutnya, hal ini bisa mendorong peningkatan kepuasan pelayanan yang dirasakan oleh masyarakat.

“Komunikasi dan kerapian menjadi dua hal yang sangat penting agar bisa dijalankan oleh seluruh pegawai, terutama saat sedang memberikan pelayanan baik penerbitan Paspor RI maupun izin tinggal bagi Warga Negara Asing (WNA),” ujarnya saat menjadi Pembina Apel Pagi, Senin (13/10).

Lebih lanjut, Ghanda juga mengingatkan, bahwa kepuasan pelayanan merupakan hal utama yang harus diperhatikan. Untuk itu, dirinya juga mendorong kepada seluruh pegawai untuk senantiasa menerapkan senyum, sapa, dan salam saat melayani masyarakat.

“Sambut setiap pemohon dengan ramah, tanyakan baik-baik maksud kedatangannya ke kantor imigrasi, beri pelayanan yang terbaik,” tutur Ghanda.

Sebagai informasi, sebelum memberikan pelayanan kepada masyarakat, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang secara rutin menyelenggarakan kegiatan Apel Pagi pada setiap hari Senin. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan para pegawai di Kantor Imigrasi Karawang.

Imigrasi Karawang Jadikan Pancasila Landasan Utama Pelayanan Publik

KARAWANG – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang menggelar Apel Pagi pada Senin (6/10) di lapangan kantor. Seluruh pegawai, siswa magang, dan mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) turut serta dalam kegiatan rutin tersebut.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang, Andro Eka Putra, bertindak sebagai pembina apel. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Jaga hubungan kita dengan Tuhan, sebagaimana tertuang dalam Sila ke-1. Kemudian jaga hubungan antar sesama manusia, agar sinergi Imigrasi Karawang semakin kuat dan menjunjung kebersamaan, sehingga terwujud pelayanan yang berkeadilan,” ujarnya.

Apel Pagi sendiri merupakan agenda rutin Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memperkuat disiplin, meningkatkan koordinasi, serta mendorong terciptanya pelayanan publik yang profesional dan berkualitas.