Imigrasi Karawang Jadikan Pancasila Landasan Utama Pelayanan Publik

KARAWANG – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang menggelar Apel Pagi pada Senin (6/10) di lapangan kantor. Seluruh pegawai, siswa magang, dan mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) turut serta dalam kegiatan rutin tersebut.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang, Andro Eka Putra, bertindak sebagai pembina apel. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Jaga hubungan kita dengan Tuhan, sebagaimana tertuang dalam Sila ke-1. Kemudian jaga hubungan antar sesama manusia, agar sinergi Imigrasi Karawang semakin kuat dan menjunjung kebersamaan, sehingga terwujud pelayanan yang berkeadilan,” ujarnya.

Apel Pagi sendiri merupakan agenda rutin Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memperkuat disiplin, meningkatkan koordinasi, serta mendorong terciptanya pelayanan publik yang profesional dan berkualitas.

Imigrasi Karawang Gelar Senam Pagi, Dorong ASN Jaga Kebugaran

KARAWANG – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang menggelar senam pagi bersama seluruh pegawai, siswa magang, dan mahasiswa praktik kerja lapangan (PKL) di halaman kantor pada Jumat (3/10).

Kepala Kantor Imigrasi Karawang, Andro Eka Putra, mengatakan kegiatan ini bertujuan menjaga kebugaran tubuh aparatur agar tetap prima dalam memberikan pelayanan. “Di dalam tubuh yang kuat, terdapat jiwa yang kuat,” ujarnya.

Senam pagi yang berlangsung penuh semangat itu diharapkan menjadi rutinitas yang tidak hanya meningkatkan kesehatan jasmani, tetapi juga memperkuat kebersamaan pegawai. Dengan kondisi fisik yang bugar, Imigrasi Karawang menargetkan pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan optimal.

Imigrasi Karawang Bagikan Wawasan Keimigrasian kepada Mahasiswa Unsika

KARAWANG – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang berbagi informasi terkait pelayanan keimigrasian kepada mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) melalui kegiatan wawancara bersama pegawai imigrasi, Kamis (2/10).

Dalam kegiatan yang mengusung tema “Kualitas Pelayanan Kantor Imigrasi Karawang” tersebut, mahasiswa diberikan kesempatan untuk bertanya langsung mengenai layanan keimigrasian, khususnya terkait pembuatan dan pengurusan paspor.

Salah satu topik yang mendapat perhatian adalah prosedur mengurus paspor yang hilang atau rusak. Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Candra Wahyu Hidayat, menjelaskan bahwa pemohon harus melalui proses Bukti Acara Pemeriksaan (BAP) di Kantor Imigrasi. “Hal ini bertujuan untuk memverifikasi penyebab hilang atau rusaknya paspor,” ujar Candra.

Ia menambahkan, hasil verifikasi tersebut menentukan besaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebagai biaya beban paspor yang hilang atau rusak. Namun, terdapat kondisi tertentu yang membebaskan pemohon dari biaya beban, misalnya apabila paspor rusak akibat bencana alam.

Selain itu, Imigrasi Karawang juga menekankan pentingnya kelengkapan berkas administrasi saat mengajukan permohonan paspor. Berkas yang tidak sesuai atau tidak lengkap dapat memperlambat proses penerbitan paspor.

“Dengan membawa berkas yang lengkap, masyarakat juga ikut mendukung Imigrasi Karawang dalam memberikan pelayanan prima,” kata Figo, salah satu pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai tata cara dan ketentuan layanan keimigrasian, sekaligus menyebarkan informasi yang benar kepada masyarakat.

TIMPORA Karawang Gelar Operasi Gabungan Awasi Tenaga Kerja Asing

KARAWANG – Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kabupaten Karawang menggelar operasi gabungan di salah satu perusahaan di Kabupaten Karawang, Senin (29/9). Operasi dilakukan untuk memastikan kepatuhan perusahaan terhadap aturan keimigrasian, khususnya terkait penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Kepala Sub Seksi Intelijen Keimigrasian, Wisnu Yudhoyono, mengatakan operasi digelar secara langsung dengan melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan dokumen perizinan yang dimiliki oleh masing-masing TKA. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap orang asing yang berada di Kabupaten Karawang mempunyai izin yang sah dan masih berlaku.

“Kegiatan operasi ini menjadi momen penting untuk kami dapat menyisir setiap perusahaan pengguna TKA agar dapat mematuhi setiap aturan yang ada,” ujarnya.

Selain melakukan pemeriksaan, TIMPORA Karawang juga memberikan sosialisasi kepada pihak perusahaan mengenai kewajiban dan tanggung jawab sebagai penjamin TKA. Operasi berlangsung kondusif dengan perusahaan menunjukkan sikap kooperatif.

“Kami edukasi mereka, kami sampaikan bahwa setiap orang asing harus terdata dan tertib secara administratif, serta tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, TIMPORA Karawang menegaskan komitmen memperkuat pengawasan orang asing agar tetap sesuai peraturan dan tidak menimbulkan permasalahan di masyarakat.

“Pada bagian akhir kegiatan, kami juga selalu mengimbau dan mengingatkan agar seluruh perusahaan pengguna TKA dapat mengikuti aturan yang ada, sehingga bersama-sama kita bisa menjaga tegaknya kedaulatan bangsa dan negara,” pungkasnya.

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Imigrasi Karawang Dorong Layanan Humanis dan Berkeadilan

KARAWANG – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman kantor, Rabu (1/10).

Kegiatan yang mengusung tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya” ini diikuti oleh seluruh jajaran pegawai, siswa magang, serta mahasiswa praktik kerja lapangan (PKL).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang, Andro Eka Putra, bertindak sebagai inspektur upacara. Prosesi berlangsung khidmat, diawali dengan mengheningkan cipta hingga pembacaan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila. Dalam amanatnya, Andro menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan publik.

“Mari kita tanamkan nilai-nilai Pancasila dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tingkatkan pelayanan yang jujur, humanis, berkeadilan, dan sesuai ketentuan yang berlaku, dengan memperkuat sinergi antarpegawai,” ujarnya.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini sekaligus menjadi refleksi bagi jajaran Imigrasi Karawang atas peristiwa sejarah Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI). Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tumbuh rasa hormat yang lebih kuat terhadap Pancasila, serta semakin mengukuhkan semangat nasionalisme di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang.