Imigrasi Karawang Gelar Siraman Rohani, Ajak Pegawai Jaga Keimanan di Bulan Syawal

KARAWANG – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang menggelar kegiatan siraman rohani bagi seluruh pegawai sebagai upaya memperkuat nilai spiritual dan menjaga semangat keimanan setelah menjalani bulan Ramadan. Kegiatan tersebut mengusung tema “Menjaga dan Mempertahankan Keimanan di Bulan Syawal” dengan menghadirkan Ubaidillah sebagai narasumber.

Siraman rohani ini menjadi momentum bagi para pegawai untuk terus meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat keimanan setelah Ramadan berakhir. Dalam penyampaiannya, Ubaidillah menekankan bahwa bulan Syawal merupakan waktu yang tepat untuk melanjutkan kebiasaan baik yang telah dilakukan selama bulan Ramadan.

Ubaidillah menjelaskan bahwa salah satu amalan yang dianjurkan di bulan Syawal adalah menjalankan puasa Syawal selama enam hari. Amalan tersebut memiliki keutamaan yang besar karena pahalanya disetarakan dengan berpuasa selama satu tahun.

“Puasa enam hari di bulan Syawal merupakan penyempurna dari ibadah puasa Ramadan. Dengan melaksanakannya, seolah-olah kita berpuasa sepanjang tahun,” jelas Ubaidillah.

Dalam kesempatan tersebut, Ubaidillah juga menyampaikan pentingnya wakaf sebagai salah satu amalan jariyah yang memiliki keutamaan besar. Ia menjelaskan bahwa wakaf merupakan bentuk sedekah yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh banyak orang.

“Keutamaan wakaf adalah pahalanya akan terus mengalir meskipun orang yang berwakaf telah meninggal dunia, selama manfaat dari wakaf tersebut masih dirasakan oleh orang lain,” ungkapnya.

Melalui kegiatan siraman rohani ini, diharapkan seluruh pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang dapat terus menjaga semangat ibadah, memperkuat keimanan, serta menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

 

Penulis: Zaki Mulyono

Editor: Guntur Widyanto